Penumpang kapal mayoritas adalah warga migran ilegal Haiti, Kuba yang mencoba mencapai Amerika Serikat (AS).
Kepulauan Turk dan Caicos merupakan wilayah Inggris di Samudera Atlantik dan terletak antara selatan Bahama, Karibia dan utara Haiti, Kuba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian kapal karam tersebut terjadi pada Minggu 26 Juli lalu. Belum jelas jumlah orang yang berada di kapal namun diperkirakan sekitar 160-200 orang.
Beberapa penumpang kapal yang selamat diangkut menggunakan helikopter menuju ibu kota Turk dan Caicos untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
Pekan lalu, Penjaga Pantai mencegah 124 warga migran Haiti dengan menggunakan kapal yang penuh sesak pada 240 kilometer Baratdaya dari lokasi kecelakaan kapal yang sekarang. Namun kapal itu berhasil dikembalikan ke Haiti pada Minggu lalu.
Para migran ilegal itu rata-rata meninggalkan negeri komunis mereka untuk memperbaiki nasib di Bahama, Karibia dan Florida, AS.
(amd/nwk)










































