Menurut rumor tersebut, Obama dilahirkan di Kenya. Bukan di Hawaii, AS.
Kabar burung itu pertama kali muncul saat kampanye kepresidenan Obama tahun lalu. Namun hingga kini, isu itu masih kerap ditanyakan wartawan AS.
Saat briefing media, juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs tampak jengkel saat ditanyai wartawan soal isu itu. "Presiden dilahirkan di Honolulu, Hawaii, negara bagian ke-50 dari negara paling hebat di muka bumi. Dia warga negara (AS)," tegas Gibbs.
Ditegaskan Gibbs, rumor tersebut semata-mata omong kosong. "Ada 10.000 isu yang lebih penting bagi rakyat di negara ini untuk dibahas daripada apakah presiden warga negara atau tidak," tegasnya.
"Satu setengah tahun lalu saya meminta agar akte lahir dipasang di internet," tuturnya seperti dilansir kantor berita Reuters , Selasa (28/7/2009).
Sesuai akte lahir dari Departemen Kesehatan Hawaii tersebut, Obama dilahirkan di Honolulu pada pukul 19.24 tanggal 4 Agustus 1961.
Lembaga nonpartisan FactCheck.org melakukan pemeriksaan dan memfoto akte asli untuk menghentikan rumor soal kewarganegaraan Obama. "Kami menyimpulkan bahwa itu memenuhi semua persyaratan dari Departemen Luar Negeri untuk membuktikan kewarganegaraan AS. Kesimpulan kami: Obama dilahirkan di AS, persis seperti yang selalu dia katakan," tegas FactCheck.org.
FactCheck.org juga menekankan bahwa ibu Obama yang warga AS dan ayah Obama yang asli Kenya, memasang iklan di koran lokal Honolulu pada 13 Agustus 1961 yang mengumumkan kelahiran putra mereka Obama.
(ita/iy)











































