Belum ada pernyataan resmi dari RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru, rumah sakit yang merawat anak tersebut. Bahkan informasi tentang kematian mereka terkesan dirahasiakan, termasuk pada pihak keluarga.
"Saya baru diberi tahu ketika jenazah mau dibawa pulang pakai ambulans," kata ayah sang bayi, Badrun, kepada wartawan.
Jenazah bayi langsung dibawa ke kampungnya di Kabupaten Indragiri Hilir, Kota Tembilahan, Riau. Badrun mengatakan, jenazah dibawa sekitar pukul 05.30 WIB menggunakan ambulans.
Badrun sempat mengatakan permintaan maaf pada wartawan karena tidak bisa memberi keterangan panjang lebar. Ia yang sempat menginap di kantor salah satu media di Pekanbaru tersebut, mengaku sedih atas kematian anaknya. Apalagi anak itu sudah ditunggu selama 9 tahun.
"Saya sekarang berada di ambulans, mohon maaf tidak bisa menemui wartawan lagi," ucapnya lirih.
(mad/nrl)











































