Pantauan detikcom di lokasi kejadian, api mulai berkobar sekitar pukul 01.45 Wita. Belum diketahui jelas penyebab kebakaran yang membuat ratusan warga panik dan tidak bisa lagi menyelamatkan barang-barang mereka.
"Saya tidak tahu Pak. Saya sudah tertidur. Nggak tahunya dibangunkan dan api sudah membakar dapur rumah saya,'' kata Udin kepada detikcom,Selasa (28/7/2009) dinihari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cepat-cepat. Api cepat membesar. Angin kencang," teriak salah seorang petugas pemadam dari Dinas PMK Samarinda.
Akibat dari kobaran api yang cepat membesar tersebut, membuat warga di sekitar lokasi kejadian menjadi panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang mereka.
Lurah Pelita Muhammad Fahmi yang ditemui detikcom di sekitar lokasi kejadian juga belum bisa memastikan jumlah rumah warganya yang terbakar.
"Yang saya bisa pastikan sementara rumah warga saya di RT 10 dan RT 11. Penyebabnya saya belum tahu yang jelas ratusan rumah.Tapi yang jelas pemukiman padat penduduk," kata Fahmi.
Sedikitnya 3 kali unit mobil pemadam bolak-balik mendatangi lokasi kebakaran setelah sempat kehabisan air di dalam tangki. Aparat Polsek Samarinda Utara dan Poltabes Samarinda masih mengumpulkan keterangan saksi untuk menyimpulkan penyebab kebakaran.
(mad/mad)











































