PDIP Serahkan Peringatan 27 Juli ke Akar Rumput

PDIP Serahkan Peringatan 27 Juli ke Akar Rumput

- detikNews
Senin, 27 Jul 2009 08:35 WIB
PDIP Serahkan Peringatan 27 Juli ke Akar Rumput
Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak mengadakan peringatan khusus atas tragedi 27 Juli 1996. DPP lebih menyerahkan kepada massanya di akar rumput untuk memperingati kekerasan rezim Orde Baru 13 tahun silam tersebut.

"Tidak ada instruksi dari DPP. Biasanya, hanya spontanitas dari akar rumput lewat peringatan-peringatan di daerah," kata Ketua DPP PDIP Bidang Pemuda Maruarar Sirait saat berbincang dengan detikcom, Minggu (27/7/2009).

Menurutnya, penyerahan peringatan ke akar rumput itu sebagai simbol bahwa peristiwa kelam tersebut merupakan manifestasi soliditas pendukung yang coba dihancurkan kekuatan Orde Baru. Biasanya, kata Maruarar, para pendukung memperingatinya dengan berbagai aksi sosial dan pernyataan politik untuk perjuangan demokrasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa 27 Juli 1996 adalah peristiwa pengambilalihan secara paksa kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di Jl Diponegoro 58 Jakarta Pusat yang saat itu dikuasai pendukung Megawati Soekarnoputri. Penyerbuan dilakukan oleh massa pendukung Soerjadi (Ketua Umum versi Kongres PDI di Medan) serta dibantu oleh aparat dari kepolisian dan TNI.

Peristiwa ini meluas menjadi kerusuhan di beberapa wilayah di Jakarta, khususnya di kawasan Jalan Diponegoro, Salemba, Kramat. Beberapa kendaraan dan gedung terbakar.

Meski kantor DPP PDIP kini sudah berpindah di Lenteng Agung, Jaksel, namun kantor bersejarah di Jl Diponegoro 58 Jakarta Pusat, tetap dijadikan tempat berbagai aktivitas partai. Misalnya saja, pada pemilu legislatif lalu, kantor itu dijadikan sebagai posko pengaduan masyarakat terhadap dugaan pelanggaran pemilu.
(lrn/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads