"Tidak ada instruksi dari DPP. Biasanya, hanya spontanitas dari akar rumput lewat peringatan-peringatan di daerah," kata Ketua DPP PDIP Bidang Pemuda Maruarar Sirait saat berbincang dengan detikcom, Minggu (27/7/2009).
Menurutnya, penyerahan peringatan ke akar rumput itu sebagai simbol bahwa peristiwa kelam tersebut merupakan manifestasi soliditas pendukung yang coba dihancurkan kekuatan Orde Baru. Biasanya, kata Maruarar, para pendukung memperingatinya dengan berbagai aksi sosial dan pernyataan politik untuk perjuangan demokrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa ini meluas menjadi kerusuhan di beberapa wilayah di Jakarta, khususnya di kawasan Jalan Diponegoro, Salemba, Kramat. Beberapa kendaraan dan gedung terbakar.
Meski kantor DPP PDIP kini sudah berpindah di Lenteng Agung, Jaksel, namun kantor bersejarah di Jl Diponegoro 58 Jakarta Pusat, tetap dijadikan tempat berbagai aktivitas partai. Misalnya saja, pada pemilu legislatif lalu, kantor itu dijadikan sebagai posko pengaduan masyarakat terhadap dugaan pelanggaran pemilu.
(lrn/nrl)











































