Seperti dilansir Reuters, Senin (27/7/2009), bomber tersebut meledakkan bom dalam rompi di luar pemakaman di dekat Falluja, 50 km sebelah barat Baghdad. Saat itu sedang dilangsungkan pemakaman terhadap seorang polisi yang tewas dalam serangan bom lainnya.
Hanya sehari sebelumnya, sebuah bom mobil meledak di luar sebuah kantor partai politik di Falluja, provinsi Anbar. Ledakan di wilayah yang sebagian besar dihuni Islam Sunni itu menewaskan 5 orang dan 21 orang luka-luka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada hari Selasa lalu, otoritas Irak menyatakan larangan melintas bagi kendaraan ke Anbar setelah 2 bom menyerang dan membunuh 3 orang di ibukota provinsi Ramadi. Sehari sebelumnya, sebuah ledakan membunuh 2 polisi di pusat kota provinsi terbesar di Irak itu.
(lrn/nov)











































