Formula mahasiswa, masyarakat RI dan asing tetap dipertahankan untuk mendorong saling mengenal satu sama lain serta mempromosikan kultur bangsa Indonesia yang bhinneka tunggal ika dan menghargai perbedaan, sebuah isu yang saat ini terus menjadi perhatian besar di Eropa.
Tercatat 12 tim yang bertarung tersebut terdiri dari bermacam etnik dan kebangsaan, dari beragam suku atau asal daerah di Indonesia, para Indo (darah campuran), Belanda totok, hingga warga asing lainnya, termasuk mahasiswa Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk anniversary ke-10 ini, turnamen Piala Proklamasi dipusatkan di Sportpark Lunette Utrecht dengan tuan rumah penyelenggara Stichting Generasi Baru bekerjasama dengan PPI Utrecht. Lokasi ini memiliki lapangan berumput sintetis, sebuah tipe lapangan yang konsisten dipromosikan Louis van Gaal, sebab arus bola menjadi sangat cepat dan sangat mendukung konsep totaal voetbal.
Turnamen tahunan ini diselingi dengan bazar amal makanan Indonesia, yang tujuannya juga untuk mempromosikan kuliner Indonesia. Sisa penyelenggaraan seperti tahun-tahun sebelumnya dikirim sebagai dana amal untuk pihak-pihak yang membutuhkan di Indonesia. (es/es)











































