Hari Tanpa Nonton TV, Ajak Anak Anda 'Bergerak'

Hari Tanpa Nonton TV, Ajak Anak Anda 'Bergerak'

- detikNews
Minggu, 26 Jul 2009 11:18 WIB
Hari Tanpa Nonton TV, Ajak Anak Anda Bergerak
Jakarta - Hari Minggu (26/7/2009) ini ada ajakan bagi para orang tua agar anaknya tidak menonton TV seharian. Sebagai gantinya, para orang tua diimbau mengajak anak-anaknya bergerak dan berkreasi.

Ajakan ini disampaikan LSM Kidia yang didukung Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan beberapa LSM dan Perguruan Tinggi (PT).

"Tujuan gerakan ini adalah mengurangi ketergantungan anak pada TV dan sebagai sarana ungkapan keprihatinan terhadap acara TV yang tidak berkualitas," ujar Kidia dalam brosurnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diharapkan dengan tidak menonton TV sehari, keluarga mendapat kesempatan berharga untuk melakukan aktivitas bersama tanpa gangguan TV. Aktivitas pengganti nonton TV yang disarankan adalah pergi ke perpustakaan atau toko buku terdekat, bercocok tanam, bermain, melihat awan, menulis surat, jalan-jalan, berenang, bersepeda, mendengarkan radio atau membaca koran, memasak bersama ibu, olahraga, merapikan kamar, mengikuti les, bercengkerama dengan keluarga dan banyak lagi.

Kidia juga menyarankan orang tua agar membatasi jam nonton TV anak. Caranya, matikan TV segera sesudah acara yang ditonton selesai, dan ajak anak untuk melakukan sesuatu yang sudah disepakati sebelum mereka mulai menonton TV.

Maklum, berdasar survei Yayasan Pengembangan Media Anak (YPMA) tahun 2006, anak-anak rata-rata menonton TV selama 30-35 jam per minggu atau lebih dari 1.500 jam setahun. Jumlah nonton TV ini 2 kali lebih banyak dibanding waktu belajar mereka di SD yang sekitar 750 jam. 

"Pengurangan jam nonton TV tidak harus drastis. Yang penting adalah pengurangan dari waktu ke waktu hingga paling lama 2 jam sehari atau 14 jam seminggu," tulis Kidia.

Sementara di Facebook yang bertajuk 'Hari Tanpa TV' sudah ada 13.090 anggota pendukung gerakan ini. Anda sebagai para orang tua ingin bergabung?

(nwk/nrl)


Berita Terkait