Obama Sesali Komentarnya Soal 'Polisi Bodoh'

Obama Sesali Komentarnya Soal 'Polisi Bodoh'

- detikNews
Sabtu, 25 Jul 2009 13:45 WIB
Obama Sesali Komentarnya Soal Polisi Bodoh
Washington - Presiden AS Barack Obama menuai kemarahan aparat polisi di negeri itu menyusul komentar pedasnya mengenai penangkapan seorang profesor Harvard berkulit hitam. Obama pun kini menyampaikan penyesalan atas kata-katanya itu.

Obama bahkan telah menelepon perwira polisi yang terlibat dalam kasus itu, Sersan James Crowley serta Profesor Henry Louis Gates Jr. Obama juga telah mengundang keduanya datang ke Gedung Putih.

"Dalam pilihan kata-kata saya, sayangnya saya telah memberikan kesan bahwa saya menjelek-jelekkan departemen kepolisian Cambridge ataupun Sersan Crowley khususnya," kata Obama dalam briefing di Gedung Putih seperti dilansir AFP , Sabtu (25/7/2009).

Obama memang tidak minta maaf atas komentarnya yang menimbulkan kontroversi itu. Namun dikatakannya, dirinya seharusnya bisa menyampaikan kata-kata yang berbeda.

Pernyataan Obama itu terkait dengan komentarnya pada 22 Juli lalu dalam konferensi pers di Gedung Putih. Saat itu Obama menyebut polisi Cambridge "bertindak dengan bodoh" dalam menangkap Gates.

Profesor Gates ditangkap pada 16 Juli lalu oleh Sersan James Crowley, polisi yang pertama kali tiba di rumah Gates setelah mendapat laporan seorang wanita. Wanita tersebut melaporkan bahwa dia melihat dua pria kulit hitam mencoba membuka paksa pintu depan rumah Gates.

Saat Crowley tiba di rumah itu, Gates telah berada di dalam rumahnya itu. Gates mengaku dia terpaksa membuka paksa pintu rumahnya karena pintu macet. Untuk membuktikan bahwa dirinya tinggal di rumah itu, Gates pun menunjukkan kartu identitasnya.

Namun saat itu Gates tetap digiring ke kantor polisi. Dia baru dibebaskan beberapa jam kemudian. Insiden itu banyak diberitakan media AS. Dan Obama pun sempat ditanyai komentarnya mengenai penangkapan Gates, temannya itu.

"Saya pikir fair untuk mengatakan bahwa, pertama, siapapun kita pasti akan marah," kata Obama. "Kedua, bahwa polisi Cambridge bertindak dengan bodoh dalam menangkap seseorang saat telah ada bukti bahwa mereka berada di rumah mereka sendiri," imbuh Obama.

Bahkan Obama juga sempat menyinggung sejarah panjang di AS tentang masalah diskriminasi ras warga Afrika-Amerika.

Sebelumnya pejabat perserikatan kepolisian Cambridge telah mendesak Obama minta maaf atas pernyataannya itu. "Polisi Cambridge tidak bodoh," kata Presiden Cambridge Police Patrol Officer's Association, Stephen Killion.

"Saya pikir presiden seharusnya minta maaf pada semua personel penegakan hukum di seluruh negeri," pungkasnya.
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads