"Beberapa waktu ini ada beberapa berita yang tidak tepat, karenanya presiden melakukan hak jawab dengan membacakan langsung transkrip pidatonya," ujar Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng di Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (24/7/2009).
Menurutnya, di dalam transkrip yang dibacakan dalam rakornas Partai
ย Demokrat (PD) pada Rabu (22/7) lalu jelas Presiden SBY mengatakan agar semua pihak tidak sembarangan menuduh ledakan bom di JW Marriot-Ritz Carlton terkait dengan tahapan Pilpres 2009. Presiden SBY bahkan semua
teori dan spekulasi keterkaitan, harus dibuktikan terlebih dahulu melalui proses hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sambung Mallarangeng.
(lh/gah)











































