"Beliau sudah dirawat sekitar seminggu di RSPAU Dr Esnawan karena penyakit komplikasi," ujar Yadi petugas jenazah RS Halim Perdanakusumah kepada detikcom, Jumat (24/7/2009).
Menurut Yadi, jenazah Omar Dhani masih berada di kamar jenazah RSPAU Dr Esnawan Antariksa Kompleks Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusumah. "Sedang dilakukan perawatan jenazah," tambahnya.
Yadi mengaku belum mengetahui ke mana jenazah mantan KSAU itu akan dimakamkan. Menurut Yadi, jenazah akan disemayamkan di rumah anaknya. "Tapi nggak tahu di mana," kata Yadi.
Sebelumnya Omar bolak-balik masuk rumah sakit dan kritis. Dokter menyebutkan pria kelahiran Solo pada 1924 itu menderita radang paru-paru. Dia juga mengalami gangguan pernafasan dan komplikasi.
Omar dituduh terlibat peristiwa G30S PKI karena membiarkan Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia) berlatih di Landasan Udara Halim Perdanakusumah yang saat itu berada di bawah kewenangannya.
Omar dipenjara dan baru dibebaskan pada 2005. Dia menceritakan peristiwa kelam tahun 1965 dalam bukunya berjudul 'Pergunakanlah Hati, Tangan dan Pikiranku: Pledoi Omar Dhani.'
(nik/iy)











































