Hendarman Duga Korban Kurang Oksigen

Staf Kejagung Tewas di Mobil

Hendarman Duga Korban Kurang Oksigen

- detikNews
Jumat, 24 Jul 2009 16:20 WIB
Hendarman Duga Korban Kurang Oksigen
Jakarta - Meski belum menerima laporan, Jaksa Agung Hendarman Supandji menyimpulkan staf Kejagung yang meninggal di dalam mobil bukan akibat obat-obatan. Korban tewas karena kekurangan oksigen.

"Itu karena di dalam mobil kemungkinan kurang oksigen. Jadi gitu," kata Hendarman di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2009).

Namun, Hendarman masih menunggu hasil dari pemeriksaan lanjutan. Dari informasi yang didapatkan, korban memang pernah memakai narkoba.

"Belum ada klarifikasi dari medis kalau ini pakai-pakai itu (obat-obatan)," lanjutnya.

Menurut Hendarman, sebagai pimpinan Kejagung, jika ada anak buahnya yang diduga memakai narkoba, maka dirinya akan memanggil dokter untuk memeriksa urin yang bersangkutan. Setelah itu pihaknya akan memanggil Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kapusdiklat Kejagung.

"Kalau cek seluruhnya biaya mahal. Jadi cek pendadakan saja begitu saya dengar infonya," lanjutnya.

Pemeriksaan urin itu, lanjut Hendarman juga untuk menjaga citra Kejagung. "Supaya kasih petunjuk untuk menghindari hal-hal seperti itu," kata mantan Jampidsus ini.

Staf Kejagung yang ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Vios bernama Ridho Sahattua Imanuel Sagala (26). Dia ditemukan dalam keadaan mulut berbusa di dekat Kampus Universitas Bung Karno, Menteng, Jakarta Pusat, 22 Juli kemarin.

(nik/ken)


Berita Terkait