"Pasien mengalami gejala panas badan tinggi, batuk dan sesak di ulu hati," kata dr Yopi, dokter jaga di RSUD Tangerang, Jumat (24/7/2009).
Menurut Yopi, gejala itu dialami pasien saat berada di ponpes. Mengetahui kondisi itu, pengurus ponpes kemudian meminta orang tua NR membawanya pulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan sejumlah media massa, sekitar 300 santri di Ponpes Daar El Qolam diduga terjangkit virus H1NI. Penyebaran virus yang dikenal juga sebagai flu babi itu terjadi dengan cepat karena santri yang sakit tinggal bersama santri lainnya.
Untuk mencegah penularan lebih meluas, saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Banten, menyatakan pengawasan serta isolasi terhadap lebih dari 300 santri Ponpes Daar El Qolam.
Mengenai sumber penularan flu babi di ponpes tersebut masih belum diketahui. Sedangkan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap 58 santri, lima orang dipastikan positif terjangkit flu babi.
(djo/nrl)










































