Penasihat Keamanan Nasional Filipina Norberto Gonzales menyatakan, karakter dan tujuan dari 3 serangan bom di Provinsi Mindanao yang menewaskan 8 orang dan melukai lebih 100 orang memiliki ciri-ciri gerakan JI.
Dia menuturkan, bom yang digunakan dalam serangan itu mirip dengan yang digunakan di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita dengan mudah menyimpulkan bahwa pemboman di Mindanao dan Jakarta adalah terkait. Karakter bom-bom itu sama," ujar Gonzales.
(nrl/irw)











































