Seperti dikutip dari Malaysiakini.com, Kamis (23/7/2009), mahasiswa yang tidak disebutkan namanya tersebut menuntut ilmu di Universitas Islam Antarbangsa, Kuala Lumpur.
Menteri Kesehatan Malaysia Datuk Seri Liow Tiong Lai mengatakan, korban sebelumnya pulang cuti dan kembali ke Malaysia pada 5 Juli. Saat itu, dia dilaporkan mengalami demam dan batuk ringan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama menjalani pemeriksaan dan menunggu mengambil obat, pasien tiba-tiba jatuh pingsan. Pasien tidak dapat terselamatkan dan meninggal pukul 11.50," kata Liow.
Menurut Liow, rumah sakit tempat pasien dirawat melaporkan penyebab kematian sebagai "cardiac arrest due to ventricular fibrillation."
Namun, hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan Rumah Sakit Kuala Lumpur pada hari yang sama menunjukkan korban positif terjangkit flu babi.
Ciri-cirinya, kata Liow, terdapat gejala radang di paru-paru korban. Selain itu, ada cairan mirip nanah di bagian bawah salur pernafasannya. Jantung korban juga didiagnosa mengalami kelainan.
"Ujian virologi dan bakteriologi menunjukkan spesimen pada paru-paru dan saluran (pernafasan) positif untuk virus influenza A (H1N1)," pungkasnya.
(irw/her)










































