Demikian disampaikan Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ngurah Wijaya pada jumpa pers Sanur Festival Village di Arena Pub and Resto, Jalan By Pass Sanur, Denpasar, Kamis (23/7/2009).
"Keberhasilan pemerintah Indonesia memerangi terorisme harus kita sampaikan sebaik-baiknya kepada wisatawan sehingga mereka tidak ragu dan merasa nyaman datang ke Bali, Indonesia," kata Wijaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
diantaranya Galapagos, Cape Breton, dan Maladewa.
Aktivitas dunia pariwisata di Bali, menurutnya tidak boleh berhenti hanya karena serangan bom di Jakarta. Sebagai bentuk sikap tersebut, dalam waktu dekat komponen pariwisata akan menggelar Sanur Village Festival ke-4.Β Ajang yang digelar pada 12-16 Agustus 2009 akan diikuti beberapa negara, diantaranya Jepang, India, Mesir, Bangladesh, dan Sri Langka.
Berbagai atraksi akan digelar untuk menarik minat wisatawan, diantaranya parade budaya, parade jukung, pameran lukisan, layang-layang.
"Ini menunjukkan bahwa kegiatan pariwisata tetap berjalan seperti biasa meskipun terjadi teror," ujarnya.
Pihak pariwisata Bali pun optimis bahwa serangan bom di Jakarta tak berpengaruh banyak bagi pariwisata Bali. "Dampaknya tidak akan sedahsyat bom Bali 2002," ujar Wijaya.
(gds/djo)











































