Jika Calhaj Manula Jadi Dilarang, Depag Pertimbangkan Daftar Tunggu

Wabah Flu Babi

Jika Calhaj Manula Jadi Dilarang, Depag Pertimbangkan Daftar Tunggu

- detikNews
Kamis, 23 Jul 2009 11:40 WIB
Jika Calhaj Manula Jadi Dilarang, Depag Pertimbangkan Daftar Tunggu
Jakarta - Departemen Agama (Depag) belum menerima surat resmi apakah Arab Saudi positif mewajibkan pelarangan manula dan orang sakit kronis untuk berhaji. Jika Arab Saudi mewajibkan pelarangan itu, Depag akan mempertimbangkan calon jemaah haji (calhaj) yang masuk daftar tunggu.

"Lain halnya kalau ada surat resmi dari Arab Saudi. Itu kan hanya mengimbau. Antisipasi kita kalau itu mandatory (wajib) kita belum tahu jelas. Mungkin akan mengganti yang selanjutnya (daftar tunggu)," ujar Sekretaris Ditjen Haji Depag Abdul Ghafur Djawahir.

Hal itu disampaikan Ghafur ketika dihubungi detikcom, Kamis (23/7/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menambahkan para calhaj, utamanya yang manula, malah berharap menemukan ajal di tanah suci Mekah saat menjalankan ibadah haji. Yang jelas, dari sisi kesehatan, Depag akan berkoordinasi dengan Departemen Kesehatan untuk memperketat pemeriksaan kesehatan tahap kedua.

Obat-obatan untuk mencegah agar para calhaj tidak terserang penyakit pun cukup memadai.

"Vaksin meningitis untuk sakit radang selaput otak tetap akan dilaksanakan mulai awal Agustus, dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) sudah boleh. Tamiflu akan dibawa dokter (kloter) dan akan diberikan bagi calhaj yang timbul gejala flu, seperti panas," jelasnya.

(nwk/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini