"Saya ingin bicara," kata Hengky usai diperiksa di Gedung KPK, Jl HR Rasuna
Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (22/7/2009).
Namun belum sempat berbicara panjang lebar, 4 orang petugas yang mengawalnya langsung membawa direktur PT Istana Sarana Raya tersebut ke dalam mobil tahanan. Sambil diborgol, ia hanya sempat mengeluarkan beberapa kata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hengky dibawa menggunakan mobil tahanan bernopol B 2040 BQ. Ia dibawa menuju rumah tahanan Cipinang, Jakarta Timur.
Sebelumnya, Hengky ditangkap KPK setelah 3 tahun menjadi buronan. Ia diduga menjadi otak dibalik kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran di seluruh Indonesia yang merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah.
Beberapa pejabat yang sudah menjadi 'korban', di antaranya adalah bekas Walikota Medan Abdillah dan mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan. Keduanya kini telah divonis bersalah oleh pengadilan Tipikor.
(mad/ndr)











































