Dua perusahaan bioteknologi telah mulai menyuntikkan vaksin tersebut pada para relawan dewasa di Adelaide. Perusahaan Vaxine yang berbasis di Adelaide memulai uji coba pada Senin, 20 Juli lalu dengan 300 relawan. Perusahaan CSL yang berbasis di Melbourne memulai uji coba pada Rabu, 22 Juli ini dengan mencakup 240 relawan.
"Kami memiliki vaksin spesifik yang kami yakini akan mampu melindungi jutaan orang dari flu baru H1N1 ini," kata Andrew Cuthbertson, direktur riset dan pengembangan CSL seperti dilansir News.com.au , Rabu (22/7/2009).
Sedangkan direktur riset Vaxine, Nikolai Petrovsky mengatakan butuh waktu enam hingga delapan pekan sebelum keluar hasil yang akan membuktikan apakah vaksin tersebut efektif.
"Tak ada jaminan bahwa vaksin-vaksin ini akan berhasil," katanya. "Kita sedang berurusan dengan virus yanng sangat berbeda. Tapi kami sangat berharap," pungkasnya.
Pemerintah federal Australia telah memesan 21 juta dosis vaksin CSL untuk digunakan di seluruh Australia jika vaksin tersebut terbukti efektif.
Saat ini setidaknya 41 penderita flu babi telah meninggal di Australia. Pemerintah Australia telah mengkonfirmasi sebanyak 14.703 kasus flu babi hingga hari ini.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, saat ini sudah lebih dari 700 orang meninggal di dunia akibat virus flu babi.
(ita/iy)











































