"Kalau Al-Qaeda saya kurang yakin, setahu saya di organisasi ini sekarang di lapisan tengah sedang bergerilya, dan di lapisan tengah ini ada komando sendiri. Menurut saya yang bergerak di Indonesia itu sempalan dan ada pihak tertentu yang memanfaatkan," terang Suripto saat dihubungi melalui telepon, Rabu (22/7/2009).
Sayangnya, dia tidak mengungkapkan pihak mana yang memanfaatkan kelompok sempalan tersebut. Hanya saja, menurut dia organisasi teroris itu a simetris, ada yang berinduk dan ada yang menjadi sempalan kemudian dimanfaatkan orang-orang tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun yang perlu dicatat, dari peristiwa pemboman ini, artinya kontra terorisme Indonesia lemah, karena kemudian bisa muncul insiden tersebut.
"Untuk itu kontra terorisme harus diperkuat. Karena itu juga saya sangsikan bisa terungkap otaknya pelaku pemboman ini," tutupnya.
(ndr/iy)











































