"Setelah terjadi pengeboman, ditemukan sebuah surat wasiat yang ditinggalkan Ibrahim di salah satu meja di Hotel Ritz-Carlton," ujar salah seorang sumber di Hotel Ritz-Carlton yang enggan disebutkan namanya, Rabu (22/7/2009).
Adapun bunyi surat wasiat menurut sember tersebut yakni agar keluarga Ibrahim membayar utang-utang yang harus ditanggung pria pendiam tersebut semasa hidup. Namun tidak dijelaskan secara detil utang tersebut kepada siapa saja. "Isinya agar keluarga membayar utang," imbuh sumber tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa karyawan Ritz-juga menyaksikan Ibrahim ikut berlari keluar saat terjadi pengeboman," pungkasnya.
Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Sukarna saat dikonfirmasi tentang hal ini tidak membantah atau pun mengiyakan.
"Yang jelas kami belum bisa kasih konfirmasi. Tapi kami terbuka untuk semua kemungkinan," ujarnya saat dihubungi via telepon. (anw/van)











































