Hal tersebut diungkapkan Ketua Tim Dokter Penanggulangan flu babi RSUD Arifin Ahcmad Pekanbaru, Azizman Saad, Selasa (21/07/2009) di Pekanbaru. Irfan menderita gejala-gejala sesak napas dibarengi suhu panas badan hingga 39 derejat celcius.
"Pasien mengaku, sejak pulang dari China pada 12 Juli lalu dia merasa bandannya panas dan sesak nafas. Apa lagi China salah satu negara endemik flu babi. Karena itu kini pasien menjalani perawatan intensif di ruang isolasi flu babi," terang Azizman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setalah kita rawat, saat ini kondisi Irfan terus membaik dengan subu badan sekarang sekitar 36 derejat celcius. Tingkat leukosit dalam tubuhnya juga membaik," katanya.
Kendati demikian, lanjut Azizman, pasien masih mengalami sesak nafas disertai peradangan di paru. Sekarang ini pasein sedang mengalami masa inkubasi virus. Sedangkan sampel lendir hari ini rencananya akan di kirim ke Balitbangkes di Jakarta.
"Uji sampel ini kita perlukan untuk menentukan positif atai tidaknya pasien tersebut. Jika nantinya hasilnya negatif, pasien bisa kita pulangkan. Namun hasil tersebut baru dapat diketahui
sepekan kedepan," kata Azizman.
(cha/djo)











































