"Harus ada metal detector yang lebih baik. Jika biasanya laptop yang dibawa dan ditaruh di samping (dijinjing) tidak diperiksa, berikutnya harus diperiksa," kata Fauzi dalam keterangan pers di Jakarta Media Crisis Center, Bellagio, Kuningan, Jakarta, Selasa (21/7/2009).
Seperti yang tertangkap dalam CCTV, tas laptop yang dijinjing pria yang diduga pelaku bom Hotel Ritz-Carlton lolos dari pemeriksaan metal detector saat akan memasuki lobi. Laptop dan handphone memang sengaja diloloskan dari pemeriksaan metal detector, agar tidak menimbulkan kerusakan akibat medan magnet alat pendeteksi tersebut.
Foke, sapaan akrabnya, juga mengimbau agar semua kota metropolitan meningkatkan kewaspadaannya. Ia menyampaikan, pihaknya kini tengah berusaha meningkatkan pengadaan peralatan pengamanan di objek-objek vital ibukota seperti hotel, mal dan pusat perbelanjaan.
"Sampai saat ini kita berusaha tingkatkan peralatan teknis yang ada dan tingkat kewaspadaan personel," pungkasnya.
(lrn/mok)











































