Namun wanita yang mengenakan baju hijau dan celana panjang coklat itu tidak memberikan keterangan apa pun kepada wartawan.
"I'm sorry. I'm sorry," kata wanita itu, di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (21/7/2009).
Sementara itu, Imam (33) sopir Kedubes Belanda mengaku tidak tahu menahu maksud kedatangan wanita itu.
"Saya kan cuma driver. Saya disuruh jemput di Kedubes Belanda di Kuningan terus disuruh nganterin ke sini," kata Imam yang mengendarai Honda CRV silver CD 60 33.
Kedatangan staf Kedubes Belanda ini diduga terkait rilis Kedubes Belanda yang menyatakan 2 warga negaranya hilang usai bom di Marriott dan Ritz-Carlton Jumat (17/7/2009).
Saat ini di ruang mayat RS Polri ada 4 mayat dan 5 kantong potongan tubuh korban ledakan bom. (nik/iy)











































