Salah Tangkap, Parlin Kini Alami Trauma

Perampokan Rp 15 M

Salah Tangkap, Parlin Kini Alami Trauma

- detikNews
Selasa, 21 Jul 2009 13:58 WIB
Salah Tangkap, Parlin Kini Alami Trauma
Jakarta - Polisi telah berhasil membekuk pelaku perampokan Rp 15 miliar milik BNI. Namun tindakan salah tangkap yang sempat dialami Parlindungan Siregar tetap saja membekas.

"Dia masih trauma," kata salah seorang keluaga Parlin yang enggan disebut namanya kepada detikcom, Senin (20/7/2009).

Kasus ini bermula ketika 10 anggota polisi masuk ke rental mobil Parlin, di Jl Surya Kencana No.18 RT 05 RW 06 Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang. Parlin ditangkap karena diduga sebagai pemilik mobil APV yang digunakan untuk merampok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanpa banyak bicara, polisi langsung memasukan Parlin ke dalam bui polsek Pamulang dan Polres Jakarta Selatan. Polisi bahkan sempat juga memukul bagian dada kanan Parlin.

"Saudara saya juga dimintai duit Rp 500 ribu," jelasnya.

Ia mengaku tak habis pikir, bagaimana bisa tuduhan tersangka perampokan bisa dialamatkan kepada Parlin. Ia juga mempertanyakan data dan informasi yang dimiliki polisi saat akan menangkap Parlin.

Saat detikcom dihubungkan dengan Parlin melalui sambungan telepon, terlihat jelas kekhawatirannya. Ia bahkan sempat tidak mau menerima wawancara salah satu media elektronik karena trauma.

"Bang, saya tahu darimana yah dia benar-benar wartawan? Nanti kalau ternyata bukan gimana yah?" tanyanya.

Kasus ini sendiri sudah dilaporkan Parlin ke Polda Metro Jaya. Laporan ini terkait tidak profesionalnya perlakuan polisi.

"Yang saya laporin, Rian, Teguh dan Bambang. Pangkatnya antara Bripta dan Briptu," ujarnya sambil mengingat-ingat.

(mok/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads