"Alhamdulilah tadi pagi turun hujan, asappun menghilang. Padahal kita sudah cukup risau dengan kabut asap yang cukup tebal selama ini," kata Yusuf Monek warga Pekanbaru kepada detikcom.
Hujan yang mengguyur selama dua jam sedikit membantu menghilangkan asap. Namun cuaca cerah dengan terik matahari yang lumayan panas, hal ini juga masih memungkinkan kembalinya kabut asap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang sekarang ini hujan, tapi Riau secara keseluruhan masih memasuki musim kemarau. Kondisi cuaca cerah ini tetap akan berpontensi terulangnya pembakaran lahan dan hutan," kata aktivis lingkungan, Direktur Tropika, Harijal Jalil kepada detikcom.
Sebagaimana diketahui, kondisi asap di Riau sempat melumpuhkan jadwal penerbangan dan keberangkatan dari dan ke Riau. Dua bandara di Riau, Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru dan Pinang Kampai Dumai, sering buka tutup karena jarak pandang yang terbatas.
"Namun hari ini kondisi udara cukup cerah. Aktivitas bandara pun kembali normal," kata Airport Duty Maneger SSK II Pekanbaru, Ibnu Hasan.
(cha/djo)










































