Hal itu dikatakan anggota Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Permadi, di sela-sela Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Gerindra di Hotel Millenium, Jl Fachrudin, Jakpus, Senin (21/7/2009).
"Pak SBY ditipu bawahan-bawahannya, gambar-gambar itu pernah dipublikasikan di Komisi I. Itu sudah 5 tahun yang lalu di Komisi I," kata Permadi yang menjadi anggota komisi pertahanan saat 2004 itu.
Namun demikan, Permadi belum sempat menjelaskan siapa mitra Komisi I yang pernah membeberkan foto tersebut. Mitra Komisi I DPR dalam bidang pertahanan adalah Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Intelijen Negara (BIN).
Mengenai pernyataan SBY yang secara implisit menuding Prabowo Subianto, Permadi menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut.
"Terserah Mas Prabowo. Itu diselesaikan baiknya seperti yang Mas Prabowo katakan, yaitu sowan (ke SBY)," kata politisi gaek ini.
Sementara itu, saat ditanya soal tudingan SBY terhadap dirinya, Prabowo Subianto tetap dengan jawaban kalemnya. "Kita berpikir positif ajalah soal itu," singkatnya.
Dalam keterangan pers 17 Juli lalu, Presiden SBY membeberkan beberapa poto yang ia dapat dari intelijen. Foto tersebut di antaranya foto teroris yang sedang menembak sebuah target yang tidak tergambar jelas, dan sebuah foto gambar SBY dari jarak dekat dengan lobang di pipi sebelah kanan.
Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri menjelaskan 'penembak' SBY sudah ditangkap di Kalimantan Timur pada Mei 2009. (lrn/asy)











































