"Justru dengan seperti itu, teroris menjadi bangga pengamanan ketat saja lolos," ujar Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) Jakarta, Krishnadi di Crisis Media Center, Cafe Ginger Republic Bellagio, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2009).
Seperti diketahui, mobil yang masuk ke dua hotel tersebut akan diperiksa secara seksama oleh petugas keamanan. Selain standar prosedur keamanan, kap mobil juga akan dibuka. Bahkan sebuah layar dipasang di tanah agar kondisi di bawah mobil dapat dimonitor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada bom di mesin, kan bisa meledak saat dibuka. Bukan berarti Ritz dan Marriott sombong tetapi pengamanannya berlebihan," tegasnya.
(mok/mad)











































