Menteri Kesehatan Mesir mengatakan, wanita tersebut meninggal dunia di rumah sakit pada Sabtu 18 Juli lalu. Wanita tersebut tiba di Mesir Kamis 16 Juli dan langsung dilarikan ke rumah sakit di Propnsi Gharbia setelah mengalami gejala sesak napas serta rematik.
"Dia meninggal di rumah sakit pada hari Sabtu," ujar pejabat Kementerian Kesehatan setempat, seperti dikutip AFP, Senin (20/7/2009).
Warga Mesir yang hendak melakukan ibadah haji tahun ini pun diminta hati-hati dengan virus mematikan tersebut.
Salah seorang ulama ternama setempat, Sheikh Ali Gomaa mengatakan masyarakat muslim di Mesir tak perlu takut dengan ancaman flu babi saat menjalankan rukun Islam yang ke-5 nanti. Namun Kementerian Kesehatan Mesir tetap meminta masyarakat untuk tetap waspada.
(anw/anw)











































