Pernyataan itu disampaikan oleh adik kandung Nur Sahid , Udi Mas’ud ketika ditemui detikcom di rumah orang tuanya di Dusun Katekan, Desa Katekan, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah Minggu (19/07/2009) siang ini.
"Saya tidak percaya jika kakak saya dianggap dan dituduh sebagai anggota jaringan Jama’ah Islamiyah (JI) yang direkrut oleh Tedy alias Reno alias Mubarok yang saat ini diduga sebagai Wakil dari Nurdin M Top," tegas Mas’ud.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mas’ud membantah jika Nur Sahid masuk ke dalam gerakan Wahabi Radikal melalui jaringan Imam Samudra yang merupakan jaringan teroris Noordin M Top di Wilayah Banten, yang juga merupakan jaringan dari teroris Internasional Al-Qaedah.
"Kakak saya orang yang baik, sosok yang kalem," kata Mas'ud.
Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Dahuri sebelum menyatakan pelaku bom di Marriott berinisial N.
(iy/iy)











































