Roeny, salah seorang anggota rombongan itu mengatakan, mereka tetap melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi wisata di Indonesia seperti rencana yang telah dijadwalkan pihak travel. Mereka rencananya akan mengawali liburan ke kawasan konservasi orangutan di Bukit Lawang, Kabupaten Langkat, sekitar 100 kilometer dari Medan, ibukota Sumatera Utara (Sumut).
"Kami memang ada dengar bom meledak. Tapi kami tetap datang. Kami mau ke Bukit Lawang dulu, setelah itu baru ke tempat-tempat lain," kata Roeny.
Hal senada juga dikatakan Iwan (35), seorang guide yang menjadi pemandu wisata rombongan Roeny. Menurut Iwan, tamu yang jemputnya tidak membatalkan kunjungan, meski telah mendengar adanya serangan bom di Jakarta, Jumat (17/7/2009) pagi.
"Mereka dengar dari media, tapi mereka tidak membatalkan kedatangan ke Indonesia," sebut Iwan.
Kedatangan Warga Negara Asing (WNA) di Bandara Polonia Medan, Sabtu pagi, tidak mengalami perubahan berarti. Selain itu, belum ada dilaporkan tentang wisatawan yang terpaksa membatalkan kunjungan wisata ke Sumut, sehari pasca ledakan bom di Jakarta.
(rul/gah)










































