"Sempat telepon-teleponan sama mamanya pukul 07.30 WIB, tiba-tiba mati dan tidak bisa dikontak lagi. Sudah mencari di 5 RS apakah menjadi korban apa tidak," ujar Victor di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (18/7/2009).
Victor mengaku kedatangannya ke RS Polri untuk mengecek identifikasi korban yang belum dikenali. Dalam pengecekan itu Victor akan ditemani oleh manajemen Marriott.
Menurut Victor, Evert sudah bekerja di Marriott sejak terjadinya bom Marriott pada 2003. Namun pria beranak dua itu sedang libur sehingga selamat.
(nik/anw)










































