"Langkah ini diharapkan untuk mengantisipasi serangan bom di Bali. Kalau bisa dipercepat, akan kita percepat," kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Sabtu (18/7/2009).
Sistem keamanan berstandar internasional rencananya diterapkan di Bali dalam tahun 2009 ini. Sistem keamanan ini dilaksanakan dengan membangun Bali Crisis Center yang digunakan sebagai pusat koordinasi sistem penanganan krisis di Bali, baik aksi terorisme dan bencana alam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunan Bali Crisis Center ini diperkirakan menelan dana sebesar Rp 21 miliar. "Langkah ini untuk membangun sistem keamanan lebih kuat," kata Pastika.
Pastika menambahkan sistem pengamanan tersebut akan membantu sistem pengamanan Polda Bali untuk mengantisipasi serangan bom.
(gds/gah)











































