4 WNA Lanjutkan Pengobatan ke Singapura

Bom di Marriott & Ritz Carlton

4 WNA Lanjutkan Pengobatan ke Singapura

- detikNews
Jumat, 17 Jul 2009 21:32 WIB
 4 WNA Lanjutkan Pengobatan ke Singapura
Jakarta - Empat warga negara asing (WNA) korban ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton enggan dirawat di rumah sakit Indonesia. Mereka memilih untuk berobat ke Singapura.

Pantuan detikcom di RS MMC, Kuningan, Jaksel, Jumat (17/7/2009), pasien asing pertama yang menuju Singapura adalah Scott Merrilless warga negara Australia. Ia terlihat meninggalkan rumah sakit pukul 16.30 WIB.

"Itu permintaan dia dan keluarga untuk melanjutkan ke Singapura," kata salah seorang perawat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah itu, pada pukul 19.15 WIB, Simon Pevral Lowes meninggalkan MMC sambil menutupi mukanya. Warga negara Amerika tersebut terlihat pucat.

Pukul 19.45 WIB, Gary Ford kemudian meninggalkan rumah sakit. Selang satu jam, Peter Van Wesel menyusul untuk berobat ke Singapura. Direktur Oil Tangking tersebut mengalami luka goresan di bagian muka.

"Kaki kiri patah dan ada serpihan di dahi dan pipi. Dia sedang berada di Marriott di restoran Syailendra, sedang meeting," ujar Ichsan, salah seorang rekan Peter.

Rencananya, Peter akan dibawa ke RS Mt Elizabeth, Singapura. Hal ini dilakukan atas permintaan keluarga dan kantor regional.

Dengan demikian, saat ini tersisa 14 orang korban yang dirawat di RS MMC. Belum diketahui kondisi terakhir para korban tersebut.

(mad/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads