Nathan yang tinggal di Perth bersama istri dan anaknya memang sering pergi ke Jakarta. Namun, di Jakarta, Verity hanya menyelesaikan urusan bisnisnya dan biasanya pulang lagi ke Perth. Istrinya bernama Vanessa dan anaknya yang baru berusia lima tahun bernama Chris.
"Dia baru saja ke Jakarta awal pekan ini," kata teman Verity, Jim Truscott, seperti dikutip news.com.au, Jumat (17/7/2009). Truscott mengaku mengenal dekat Verity, karena pernah melakukan kerja sama bisnis. Verity berbisnis di bidang sumber daya manusia dan rekruitmen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama Nathan Verity memang tercantum dalam daftar enam korban tewas yang sudah teridentifikasi. Hingga pukul 20.27 WIB, jenazah Verity masih berada di RS Polri Kramat Jati Jakarta.
Berikut 6 korban tewas yang sudah teridentifikasi:
1. Timothy D Mackay (61) asal New Zealand (Presdir Holcim)
2. Natan Verity (39) asal Australia, pebisnis dari Perth
3. Garth Mcevoy (40) asal Australia (Manager Commercial PT Thiess)
4. Arnold asal Singapura
5. Darmanto asal Indonesia
6. Seorang wanita (hanya teridentifikasi jenis kelamin, nama belum teridentifikasi)
Dengan data ini, maka warga Australia yang menjadi korban tewas berjumlah dua orang. Selain Nathan Verity, Garth McEvoy yang merupakan Commercial Manager PT Thiess Contractors Indonesia.
(asy/iy)











































