Para Petinggi Perusahaan Migas Rapat di Marriott Saat Bom Meledak

Para Petinggi Perusahaan Migas Rapat di Marriott Saat Bom Meledak

- detikNews
Jumat, 17 Jul 2009 17:19 WIB
 Para Petinggi Perusahaan Migas Rapat di Marriott Saat Bom Meledak
Jakarta - Sejumlah petinggi perusahaan minyak dan gas (Migas) yang merupakan warga negara asing menjadi korban ledakan bom di Hotel JW Marriott. Saat bom meledak pada pukul 07.45 WIB, mereka sedang menggelar breakfast meeting.

Para petinggi perusahaan migas ini memang menggelar meeting tiap bulannya. Dan hari ini, Jumat (17/7/2009), rapat digelar di restoran Syailendra, Hotel JW Marriott.

Informasi yang didapatkan detikcom, pertemuan bertajuk ICP Breakfast Roundtable diikuti antara lain Patrick Foo dari Ael Indonesia, Edward Thiessen dari Alstom Power, Pedro Sole dari Alstom Power, David Potter dari Freeport Indonesia, Andy Cobham dari Hill&Associates, Tim Mackay dari Holcim Indonesia, Kevin Moore dari Husky Energy, Mariko Yoshihara dari JAC Indonesia, Noke Kiroyan dari Kiroyan Partners, Roy Widosuwito dari Perfetti Van Melle Indonesia, Nathan Verity dari Verity HR, James Castle dari Castle Asia, dan Max Boon dari Castle Asia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Dinas Humas dan Hubungan kelembagaan BP Migas Sulistya Hastuti Wahyu sebelumnya mengaku sejumlah petinggi perusahaan migas asing telah menjadi korban. Adapun yang menjadi korban antara lain GM Anadarko Indonesia Co Gary ford dan Kevin S. Moore yang menjabat sebagai GM Husky Oil North Sumbawa LTD. Satu lagi adalah petinggi dari Chevron.

Dua korban lagi yang dirawat di Medistra adalah komisaris PT Freeport Indonesia, Adrianto Machribi dan David Potter.

Presdir PT Holcim Timothy Mackay juga menjadi korban tewas. Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani mengatakan meninggalnya Mackay membuat pemerintah akan terus memantau dan meningkatkan keamanan.

(qom/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads