Korban luka yang diperbolehkan pulang yakni karyawati Bank Panin, Dewi Lestari (26), yang beralamat di Jalan Empu Tantular dan Ririn (25).
Selanjutnya, Aryo, Choirul Anam, M Roni, dan Sahman. Korban pulang secara bergelombang sejak pagi hingga pukul 15.45 WIB.
"Saya sudah sehat. Saya baik-baik saja," kata Sahman (27), security Hotel JW Marriott.
Sahman yang mengalami luka ringan di kepala dan pendengaran ini mengaku tengah berjaga-jaga saat bom meledak di JW Marriott. "Tiba-tiba ada ledakan. Saya terlempar," ujar Sahman, warga Kelapa Dua Depok, di RS Jakarta, Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2009).
Sementara itu, 8 pasien masih dirawat. 3 Korban yang dirawat di antaranya mengalami luka parah yakni Andri, luka di kepala bagian belakang, Dikdik Ahmad Taufik mengalami luka bakar di telinga, kaki dan tangan, dan Deni luka di leher kanan. Sedangkan 2 korban dirujuk ke RS Medistra dan RS Pusat Pertamina.
"Semoga anak saya cepat sembuh supaya bisa berkumpul dengan keluarga lagi. Tadi pagi dia berangkat pukul 05.00 WIB, tahu-tahu kok dia kena bom terlempar ke luar sampai sesak," kata Imas, ibunda Andri.
Menurut Imas, Andri bekerja di JW Marriott sudah 3 tahun. "Saya tahu kabar ini dari televisi dan kaget ditelepon RS Jakarta," kata dia.
(aan/iy)











































