"Ketika ledakan saya ada di lift (JW Marriott). Saya kira ada yang jatuh, saya nggak tahu kalau itu bom. Saya terkurung sekitar setengah jam-an.Β Ada bau asap di sana," cerita Darsini di Rumah Sakit MMC, Jakarta, Jumat (17/7/2009).
Darsini diselamatkan oleh petugas hotel. Dia didorong dari lift menuju dapur dengan merangkak. "Ketika itu saya membesarkan hati, nggak ada apa-apa saya akan selamat," ujarnya.
"Saya sempat nanya kenapa ke petugas hotel kok nggak langsung ke lobi karena saya diajak melalui dapur. Di dapur sudah berantakan, sampai lobi saya melihat banyak korban berdarah-darah," tukasnya.
(anw/asy)











































