Hal ini diungkapkan pakar pangan HS Dillon usai menjenguk Adrianto di RS Medistra, Jl Gatot Subroto, Jaksel, Jumat (17/7/2009).
Menurut Dillon, saat bom meledak, ratusan pengunjung hotel berhamburan keluar. Namun hal yang berbeda justru dilakukan oleh ajudan Adrianto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu yang dilakukannya, dengan inisiatif tinggi, ajudan Adrianto segera memberhentikan taxi. "Langsung dibawa ke MMC," jelasnya.
Kondisi Adrianto, menurut Dillon, cukup baik. Dillon bahkan masih sempat komunikasi dengan Adrianto. "Meski masih shock, itu jelas," tegasnya. (mok/irw)










































