Kali ini, karangan bunga untuk korban datang pertama kali berasal dari Dewan Pemuda Indonesia (DPI). Mereka membawa dua karangan bunga dan sebuah pernyataan sikap turut berduka cita dan berbela sungkawa atas jatuhnya korban.
"Kami menyatakan prihatin, duka cita dan berbela sungkawa atas tragedi kemanusiaan ledakan bom Jumat di Hotel Marriott dan Riz Carlton," ujar Wakil Presiden DPI, Munawaar Fuad Noeh di kompleks Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (17/7/2009).
Mereka tidak diperkenankan melintas masuk ke kawasan lokasi ledakan. Oleh karenanya, mereka yang berjumlah belasan orang itu cuma bisa menyampaikan ucapan bela sungkawa 300 meter dari Hotel Ritz Carlton.
Munawar mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk kembali bersatu menjaga kedamaian dan rekonsiliasi nasional. Selain itu, ia juga mengimbau agar pihak kepolisian dapat mengusut tuntas insiden ledakan ini.
"Tragedi bom Jumat ini kembali menciderai citra dan mencoreng martabat bangsa yang sesungguhnya penuh ekdamaian. Kami menyerukan kepada seluruh pihak untuk kembali menyatukan rasa kebangsaan,"
imbuhnya yang datang bersama dengan para pemuda lintas agama tersebut.
(anw/irw)











































