"Dia sudah dua kali kena bom di JW Marriott," kata Ayah korban, Yanto (50) saat ditemui di Rumah Sakit Jakarta, Jl Jendral Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2009).
Dikatakan Yanto, pada kejadian enam tahun silam itu, anaknya mengalami luka di sekujur tubuh. Betis Yanto sampai bolong terkena bom, dan sekarang menjadi daging tumbuh kecil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, Bambang hanya akan dirawat dua hari di RS Jakarta. Sebab, luka yang diderita anaknya kali ini tidak cukup serius.
"Si bambang syok, terlalu banyak menghirup asap," jelasnya.
Sementara itu, Bambang yang keluar dari ruangan rongten terlihat lemas. Namun, dia sempat menjawab pertanyaan wartawan mengenai kondisinya.
"Alhamdulillah lumayan," kata dia.
Di tangan kanan Bambang terdapat luka bakar sebelumnya yang tampak menghitam. Demikian pula dengan kaki dan lehernya.
(irw/sho)
