"Saya hanya terimakasih saja sama Tuhan, suami saya selamat. Alhamdulillah selamat," kata Denny di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, Jumat (17/7/2009).
Denny mengatakan, pertama kali mendengar suaminya menjadi korban ledakan dari TV. Kemudian, ada orang yang menelepon dia memberi kabar duka tersebut.
"Saya dengar pagi tadi dari TV, setelah itu ada yang menelepon," imbuhnya.
Suami Denny, Edward Thienssen adalah seorang ekspatriat yang bekerja sebagai Country President di Alstom, perusahaan pembangkit listrik. Pria asal Kanada ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang terletak di Jl Kyai Maja itu.
Sementara itu, menurut salah satu karyawan Alston, Syaihuddin, Edward terkena ledakan bom saat melakukan breakfast meeting.
"Lagi breakfast meeting bersama beberapa rekan di tempat itu," kata dia.
(anw/asy)










































