"Saya dengar ledakan pukul 07.45 WIB. Waktu itu saya ada di dapur. Tiba-tiba terdengar ledakan sangat besar sekali, kemudian terlihat asap putih. Semua tiarap, lalu plafonnya ambruk," kata saksi mata, Johan, yang bertugas sebagai kepala dapur Ritz Cartlon, di RS Jakarta, Jumat (17/7/2009).
Ledakan itu terdengar dari arah coffee shop. Usai ledakan tercium aroma seperti petasan.
Kontan semua orang panik. Mereka langsung tiarap dan mencari jalan keluar lewat jalur evakuasi.
Johan sendiri memiliki 2 anak buah yang terluka akibat kejadian tersebut, yakni Sidik yang terluka di kepala bagian kanan dan Aryo di bagian telinga. "Tapi nggak parah," kata Johan yang baju putihnya diwarnai bercak darah ini.
(sho/gah)











































