Hendarman: Saya Jangan Dipancing-pancing

Akui Pertemuan Kejagung-Polri

Hendarman: Saya Jangan Dipancing-pancing

- detikNews
Kamis, 16 Jul 2009 15:40 WIB
Hendarman: Saya Jangan Dipancing-pancing
Jakarta - Jaksa Agung Hendarman Supandji mengakui rencana pertemuan soal gelar perkara Kejagung dengan Mabes Polri terkait kasus korupsi di KPK. Namun Hendarman meminta jangan dipancing-pancing untuk membuka kasus tersebut.

"Memang mau ada pertemuan. Kemarin memang dijadwalkan tapi tidak jadi karena ada kesibukan masing-masing. Seperti diketahui Kapolri kan masih mengurus masalah Papua," ujar Hendarman.

Hendarman mengatakan itu usai penandatanganan MoU tentang pengawasan antara MA dengan Kejaksaan di Gedung MA, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2009).

Mantan Jampidsus ini belum mau membuka maksud pertemuan tersebut apakah terkait kasus suap PT Masaro. Namun Hendarman janji akan membukanya setelah gelar perkara dengan Polri selesai dilakukan.

"Saya hari ini belum bisa sampaikan ke publik karena sifatnya masih rahasia. Kalau sudah ada pertemuan pasti akan saya sampaikan. Saya jangan dipancing-pancing, saya belum bisa beri tahu sekarang," pintanya.

Informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian, pada Rabu (15/7/2009) sore, Wakabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Hadiatmoko telah menemui perwakilan Kejagung.

Pertemuan ini membahas mengenai kasus dugaan korupsi di KPK terkait rekaman di laptop Ketua KPK nonaktif Antasari Azhar.

Polisi telah mengambil data isi laptop Antasari. Dari data itu, kepolisian menemukan rekaman yang disimpan Antasari mengenai pengakuan tersangka korupsi Direktur PT Masaro Anggoro Widjaja bila dia telah memberikan uang ke oknum di KPK.

(nik/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads