"Kami masih menunggu surat dari forensik untuk identifikasi jenis kaki apa. Apakah manusia purba atau bisa saja kaki dinosaurus. Karena saat ditemukan, kaki sudah membusuk," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Metro Pamulang, Iptu J Soeprijanto, kepada detikcom di kantornya, Jalan Surya Kencana, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (16/7/2009).
Dikatakan dia, penemuan kaki itu belum bisa dipastikan apakah korban mutilasi atau bukan. "Mungkin juga kaki amputasi karena suatu penyakit. Karena kaki itu dibungkus dengan kain kafan dan kantong kresek," ujarnya.
Soeprijanto mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan dari warga yang menyatakan kehilangan keluarganya.
"Kemarin, kita sudah bertanya ke rumah-rumah warga radius 500 meter dari TKP. Belum ada yang menyatakan kehilangan keluarga. Ini baru yang pertama kali terjadi di Pamulang," kata Soeprijanto.
Potongan kaki manusia yang ditemukan di Jalan Kunir, RT 02 RW 05, Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan pada Rabu 15 Juli 2009 siang hari. Potongan kaki yang terbungkus dengan tiga lapisan itu diperkirakan sudah terkubur selama 15 hari. Potongan kaki tersebut dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk diotopsi.
(aan/iy)










































