Komnas HAM Selidiki Penembakan di Papua

Komnas HAM Selidiki Penembakan di Papua

- detikNews
Kamis, 16 Jul 2009 13:26 WIB
Komnas HAM Selidiki Penembakan di Papua
Jakarta - Tim Pemantau Komnas HAM turun tangan menyelidiki kasus penembakan pada karyawan PT Freeport Indonesia dan aparat Brimob di Papua. Hasilnya akan diumumkan 15 hari lagi.

"Tim Komnas HAM sudah berada di Papua untuk mengakses semua kelompok dan mengumpulkan informasi," kata anggota Komnas HAM Ridha Saleh di JMC, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2009).

Komnas HAM meminta Kepolisian dapat melakukan proses penyelidikan secara profesional. "Jangan sampai melakukan tindak kekerasan terhadap masyarakat sipil. Jangan membabi buta dalam melakukan penyelidikan," ujarnya.

Menurut dia, Komnas HAM belum dapat menyimpulkan motif dari penembakan. "15 Hari terhitung dari sekarang, kita baru akan mendapatkan informasi. Setelah itu baru akan kita sampaikan," kata Ridha.

1 Karyawan PT Freeport, Drew Nicholas Grant, ditembak pada Sabtu 11 Juli 2009. Warga negara Australia itu meninggal dunia. Pada Rabu 15 Juli 2009, 2 anggota Brimob ditembak dan 3 anggota lainnya luka-luka.

(aan/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads