"Itu sejak Minggu 12 Juli 2009 lalu. Posisi mereka sekarang di Yaman. Kemungkinan setelah di Yaman mereka menuju ke Komoro," ujar paman Richa, Agus Riyanto ketika dihubungi detikcom, Kamis (16/7/2009).
Menurut Agus, mereka berdua berangkat difasilitasi maskapai Yemenia Air dan Departemen Luar Negeri (Deplu). Di Yaman mereka juga diterima KBRI di Yaman.
Hingga sekarang, evakuasi korban dan pesawat masih terus dilakukan. "Sampai sekarang belum ketemu. Besok rencananya akan mendatangkan robot dari AS untuk deteksi dasar laut tempat jatuhnya pesawat. Sebagian besar korban belum ditemukan. Ada kendala cuaca di sana agak kurang bersahabat," jelasnya.
(nwk/iy)











































