KPK Terancam Koalisi Polri-Kejagung

KPK Terancam Koalisi Polri-Kejagung

- detikNews
Kamis, 16 Jul 2009 08:36 WIB
KPK Terancam Koalisi Polri-Kejagung
Jakarta - Pengamat hukum tatanegara dari Masyarakat Profesional Madani, Ismed Hasan Putro, melihat kondisi KPK berada diujung tanduk koalisi Polri-Kejagung. Ismed berharap Presiden SBY menepati komitmen kampanyenya untuk memberantas korupsi.

"KPK sekarang dalam kondisi terancam apalagi kalau Kepolisian dan Kejaksaan
Agung berkoalisi melawan KPK," ujar Ismed, saat berbincang dengan detikcom di Wisma Nusantara, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis (16/7/2009).

Ismed berharap banyak pemerintah berperan aktif dalam menjaga keutuhan KPK. KPK sebagai salah satu institusi yang cukup dipercaya masyarakat sangat membantu menjaga citra Indonesia di mata dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah SBY harus konsisten untuk menjaga dan memberikan ruang gerak yang efektif kepada KPK tidak boleh menghambat apalagi ingin membonsai. KPK itu bagian dari instrumen negara untuk membangun citra positif Indonesia," ujar Ismed.

Lebih jauh Ismed menjelaskan, menjaga KPK berarti menjaga investor asing tidak lari dari Indonesia. Kondisi birokrat yang korup dipercaya Ismed akan membuat investor mundur teratur dari Indonesia.

"Kalau kita negara korup maka investor asing akan mundur teratur, sehinggaย  akan menimbulkan kemunduran pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujarnya.

Untuk mendukung usaha memperjuangkan eksistensi KPK, Ismed meminta semua kalangan masyarakat untuk bahu-membahu menjaga institusi pemberantas korupsi ini.

"Supaya birokrasi bersih, rakyat harus ikut memperjuangkan, seluruh komponen masyarakat harus berjibaku," tegasnya.

(van/irw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads