SBY Janji Kembangkan Listrik 10.000 MegaWatt Jilid II

SBY Janji Kembangkan Listrik 10.000 MegaWatt Jilid II

- detikNews
Kamis, 16 Jul 2009 06:23 WIB
SBY Janji Kembangkan Listrik 10.000 MegaWatt Jilid II
Jakarta - Program pengadaan listrik 10 ribu mega watt yang digagas oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla belum sepenuhnya selesai. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjanji akan membuat program listrik 10 rbu megawatt tahap dua. Hal ini dimaksudkan untuk mengatasi krisis listrik yang terus terjadi di Indonesia.

"Program 10 ribu mega watt telah mulai dialirkan. Tetapi tetap saja belum cukup, Oleh karena itu kita akan bikin 10 ribu megawatt yang barun ini," janji SBY saat memberikan sambutan dalam puncak acara peringatan hari koperasi nasional di GOR Sembaja, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (15/7/2009).

"Yang telah kita bangun, akan kita bangun kembali kalau masih kurang. Itulah latar belakang soal kenapa masih terus terjadi krisis listrik," kata SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Timur Awang Farouk curhat kepada SBY soal seringnya terjadi pemadaman listrik di daerahnya. Padahal di Kaltim, terdapat tambang gas dan batu bara terbesar di dunia. Awang pun meminta kepada pemerintah pusat untuk memprioritaskan wilayah Kaltim dalam program pengadaan listrik nasional.

SBY mengatakan, saat ini pembangunan jalan di TransKalimantan sudah berjalan dengan baik. Pada lima tahun ke depan, harus lebih dimekarkan lagi. Demikian juga pembangunan sarana prasarana lainnya juga harus tetap ditingkatkan.

Dalam kesempatan ini, SBY Juga berjanji akan meningkatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) lima tahun ke depan akan ditingkatkan menjadi Rp 100 triliun.

"Insya Allah 5 tahun mendatang kita alirkan 100 triliun, sehingga kegiatan koperasi terus dikembangkan," janji SBY.

Dia menambahkan, gerakan koperasi saat ini mengalami banyak peningkatan, baik berupa permodalan, unit usaha serta jumlahnya di seluruh Indonesia. Ke depan, dia meminta agar koperasi semakin mengembangkan sayap di berbagai bidang usaha untuk meningkatkan ketahanan pangan dan energi. (anw/irw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini