Bukan Intervensi AS, Bukti Kedekatan Personal

Obama Beri Selamat SBY

Bukan Intervensi AS, Bukti Kedekatan Personal

- detikNews
Rabu, 15 Jul 2009 15:05 WIB
Bukan Intervensi AS, Bukti Kedekatan Personal
Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyampaikan selamat kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) karena memenangi Pilpres 2009. Ucapan tersebut dinilai bukan bentuk intervensi AS terhadap Indonesia.

"Saya pikir enggak, itu (selamat) kan juga datang dari kepala negara yang lain, tidak hanya AS," kata Ketua DPP PPP Lukman Hakim Syaifuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2009).

Lukman mengatakan, ucapan dari Obama tersebut hanyalah bentuk apresiasi antar kedua pemimpin negara tersebut. Hal itu juga membuktikan bahwa keduanya mempunyai hubungan kedekatan secara personal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi bukan (ucapan) resmi, hanya personal," kata Lukman.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso. Menurutnya, ucapan selamat dari Obama wajar-wajar saja karena tidak hanya Obama yang memberi ucapan.

"Pak JK pun ngucapin selamat kan. Saya kira banyak pemimpin dunia yang mengucapkan selamat, tidak hanya dia (Obama)," kata Priyo.

Sementara itu Sekretaris Fraksi PDIP Ganjar Pranowo memberi tanggapan sedikit berbeda. Ganjar mempertanyakan apakah ucapan selamat dari Obama itu muncul atas inisiatif dari presiden yang pernah menetap di Jakarta itu.

"Saya sih melihatnya apa benar Obama menyampaikan dan bagaimana proses penyampaian. Apa itu inisiatif Obama atau ada komunikasi sebelumnya, terus tiba-tiba by the way mengucapkan (selamat)," kata Ganjar.

(amd/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads